Indonesia | English
Search :
Publikasi

Customer Support
 


Saturday,17-November-2018
M S S R K J S
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30  
Agenda Rutin
Jumat: Apel & Senam Pagi
Jumat setelah senam: Futsal dan Pingpong
Kamis Minggu ke-2 & 4: Latihan Arkeologi Bawah Air

Berita

Penelitian
PENELITIAN AWAL TEMUAN PERAHU KUNA DI DESA PUNJULHARJO, KABUPATEN REMBANG, JAWA TENGAH

PENELITIAN AWAL TEMUAN PERAHU KUNA

DI DESA PUNJULHARJO, KABUPATEN REMBANG, JAWA TENGAH


Temuan bangkai perahu kayu di Desa Punjulharjo, Kecamatan Kota Rembang, Kabupaten Rembang, Propinsi Jawa Tengah oleh sekelompok pekerja yang akan membuka lahan tambak garam, “secara cepat” telah dilakukan penelitian awal oleh Tim Peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta yang bekerjasama dengan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah pada tanggal 1-2 Agustus 2008.


Lokasi temuan perahu yang saat ini berada kira-kira  2 Meter di bawah permukaan tanah sekarang dan 1 Km di sebelah selatan garis pantai, baik secara geologis maupun geomorfologis dapat ditafsirkan bahwa peristiwa tenggelamnya perahu tersebut telah berlangsung pada waktu yang cukup lama. Apabila benar pergeseran garis pantai utara Pulau Jawa untuk wilayah Kabupaten Rembang ini berjalan kira-kira 1 Meter per tahunnya, maka peristiwa terdamparnya perahu kayu tersebut kurang lebih terjadi pada 1000 tahun yang lalu. Sedangkan pertimbangan histories-arkeologis, apabila lokasi ditemukannya perahu ini dapat disejajarkan dengan titik-titik lokasi pelabuhan kuna seperti yang tersebut dalam Kitab Negarakrtagama, maka setidak-tidaknya temuan perahu ini dapat dikaitkan dengan masa-masa Kerajaan Majapahit. Sedangkan berdasarkan konstruksi perahu seperti susunan lunas dan gading yang masih sangat sederhana, serta bentuk perahu yang meruncing pada bagian haluan maupun buritannya, memperkuat hipotesis di atas.

Lebih jauh dapat dijelaskan bahwa perahu ini bukanlah perahu yang dibuat dan berasal dari Negara Cina seperti yang diberitakan pada mass media sebelumnya. Sebab perahu atau kapal Cina yang biasa digunakan untuk pelayaran antar pulau ataupun antar benua adalah jenis perahu Jung yang bentuknya jelas berbeda. Dari kesederhanaan bentuk, bahan maupun konstruksinya dapat disimpulkan sementara bahwa perahu ini adalah perahu tradisional dari wilayah Nusantara. Sedangkan jenis kayu yang dipergunakan diketahui sejenis kayu ulin, maka diperkirakan perahu tersebut kemungkinannya berasal dari daerah Kalimantan. Tentang hubungan antara Kalimantan dan Jawa, berdasarkan Kitab Hikayat Banjar maupun Kitab Tutur Candi diketahui  bahwa Candi Laras dan Candi Agung yang berada di Kalimantan Selatan bagian Selatan jelas-jelas dibangun oleh sekelompok orang yang datang dari Pulau Jawa. (Gunadi Ks)

 

LAYANAN KAMI

BALAI ARKEOLOGI YOGYAKARTA selain melayani masyarakat di bidang informasi dan pengetahuan kearkeologian berupa publikasi seperti penerbitan, penyuluhan, pameran, film dan multimedia, juga melayani dalam bidang: 1. konsultasi tentang BCB (benda dan banggunan) 2. pelaksana penelitian arkeologi 3. studi kelayakan arkeologis 4. pendokumentasian dan penyuntingan film pengetahuan arkeologi 5. hal-hal lain yang berkaitan dengan kearkeologian .....

POLLING
Sumber media yang paling banyak Anda akses untuk mendapatkan informasi hasil penelitian arkeologi adalah: