Indonesia | English
Search :
Publikasi

Customer Support
 


Monday,27-May-2019
M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  
Agenda Rutin
Jumat: Apel & Senam Pagi
Jumat setelah senam: Futsal dan Pingpong
Kamis Minggu ke-2 & 4: Latihan Arkeologi Bawah Air

Berita

Penelitian
SURVEI POTENSI ARKEOLOGI GUA HUNIAN DI GUNUNG SEWU BAGAIAN BARAT

SURVEI POTENSI ARKEOLOGI GUA HUNIAN DI GUNUNG SEWU BAGAIAN BARAT

Kegiatan survei  dilaksanakan pada tanggal 16-25 Jui 2013, berlokasi di seluruh desa yang ada di kecamatan Saptosari  Kabupaten Gunung Kidul. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui potensi arkeologi gua hunian kala awal holosen yang ada di kawasan Gunung Sewu bagian barat dan bagaimana pola sebarannya. Pada tahap pertama ini kegiatan difokuskan pada kecamatan Saptosari.
Kegiatan survei diawali dengan melakukan rapat koordinasi bersama Sekcam, dan Kades-kades se-Kecamatan Saptosari yang menghasilkan terjaringnya beberapa informasi yang berkaitan dengan tujuan penelitian, serta penentuan jadwal dan informan yang akan membantu proses survei. Berikut proses dan hasil dari survei yang telah dilakukan:

  1. Survei potensi gua arkeologi di kecamatan Saptosari meliputi 7 desa yaitu Monggol, Planjan, Kanigoro, Krambil Sawit, Ngloro, Jetis, dan Kepek
  2. Berhasil mendata 57 data gua terdiri dari 30 gua, 9 luweng, 18 ceruk serta 15 sumber air berupa telaga. Selain itu ada beberapa gua dengan morfologi luweng dan gua dengan sungai bawah tanah yang terdata namun tidak dikunjungi yang berjumlah 33 buah.
  3. Dari data gua yang diperoleh, beberapa diantara memiliki potensi sebagai gua arkeologi  karena morfologi guanya, kandungan datanya dan kondisi lingkungannya, sehingga direkomendasikan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Gua yang dinilai memiliki potensi arkeologi berjumlah 15 dengan morfologi gua dan ceruk yang berada di 6 desa yaitu Desa Planjan, Kanigoro, Ngloro, Jetis, Kepek dan Krambil Sawit. 
  4. Temuan survei yang dibawa berupa 47 temuan yang berjumlah 153 berupa fragmen gerabah, fragmen tulang, cangkang kerang baik marine maupun fresh water,sampel batu,arang, kaca,  alat tulang dan alat batu.

Berdasarkan potensi arkeologi yang ditemukan pada beberapa gua serta ceruk maka perlu dilakukan penelitian arkeologi baik berupa test pit maupun ekskavasi mengingat diantara gua yang memiliki potensi arkeologis tersebut memilki tingkat keterancaman berupa kerusakan lahan baik karena faktor alam maupun faktor penambangan gua.

( Alifah )

- admin -
LAYANAN KAMI

BALAI ARKEOLOGI YOGYAKARTA selain melayani masyarakat di bidang informasi dan pengetahuan kearkeologian berupa publikasi seperti penerbitan, penyuluhan, pameran, film dan multimedia, juga melayani dalam bidang: 1. konsultasi tentang BCB (benda dan banggunan) 2. pelaksana penelitian arkeologi 3. studi kelayakan arkeologis 4. pendokumentasian dan penyuntingan film pengetahuan arkeologi 5. hal-hal lain yang berkaitan dengan kearkeologian .....

POLLING
Sumber media yang paling banyak Anda akses untuk mendapatkan informasi hasil penelitian arkeologi adalah: