Indonesia | English
Search :
Publikasi

Customer Support
 


Tuesday,15-October-2019
M S S R K J S
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31  
Agenda Rutin
Jumat: Apel & Senam Pagi
Jumat setelah senam: Futsal dan Pingpong
Kamis Minggu ke-2 & 4: Latihan Arkeologi Bawah Air

Berita

Arkeologi & Publik
Pameran Kesejarahan dan Kepurbakalaan Semarang, 5-9 Agustus 2015



Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Tengah dalam rangkaian kegiatan Pekan Budaya 2015 mengadakan Pameran Kesejarahan dan Kepurbakalaan. Selaras dengan semangat Balai Arkeologi Yogyakarta untuk memasyarakatkan arkeologi, pameran ini wadah potensial untuk menyalurkan informasi kepada masyarakat luas. Terlebih lagi, Semarang, tempat pameran ini berlangsung, telah menjadi lahan penelitian intensif bagi Balai Arkeologi Yogyakarta selama beberapa tahun terakhir. Kegiatan ini menjadi sarana yang efektif untuk menyajikan hasil-hasil penelitian ini kepada masyarakat setempat, sehingga mereka mengetahui lebih dalam mengenai tinggalan-tinggalan budaya di lingkungannya.

Pusat perbelanjaan Pasaraya Sri Ratu yang terletak di kawasan situs Kota Lama terpilih menjadi lokasi kegiatan ini. Mengambil tempat di pusat perbelanjaan, pameran ini mempunyai pengunjung dari berbagai jenis kalangan masyarakat. Mulai dari kalangan pelajar hingga ibu-ibu rumah tangga yang sedang berbelanja menyempatkan diri untuk menyambangi stand-stand pameran ini. Oleh karena itu, display pameran yang diusung oleh Balai Arkeologi Yogyakarta sedapat mungkin didesain untuk menyajikan informasi kepada khalayak umum, tidak hanya pelajar, secara menarik dan mudah untuk dipahami.
Selama empat hari display pameran ini terbuka untuk umum, stand Balai Arkeologi Yogyakarta disambangi oleh lebih dari 486 orang pengunjung. Jumlah ini berdasarkan pada buku tamu yang diisi oleh para pengunjung. Namun, banyak juga pengunjung yang tidak mengisi buku tamu ini. Dari segi jumlah pengunjung, stand Balai Arkeologi Yogyakarta ramai dikunjungi oleh pengunjung dan dapat dikatakan sebagai pameran yang sukses.

Akan tetapi, untuk menilai keberhasilan pameran dari segi penyampaian tema dan pesan pameran kepada pengunjung adalah suatu hal yang berbeda. Evaluasi keberhasilan komunikasi pameran seperti ini memerlukan pertimbangan tentang “bagaimana” pengunjung melihat dan memaknai display, “mengapa” mereka mengunjungi pameran, dan “apa” harapan dan pengetahuan yang mereka dapatkan selama kunjungan (Miglietta dan Boero, 2012) . Kajian untuk mengevaluasi pameran dari segi komunikasi ini dapat dilakukan melalui wawancara, kuesioner, survei pengunjung, dan pengamatan pola perilaku pengunjung (Binks & Uzzel, 1994) . Kajian inilah yang belum bisa dilaksanakan pada pameran ini, sehingga kesuksesan dalam jumlah pengunjung belum dapat diketahui korelasinya dengan kesuksesan penyampaian informasi pameran kepada pengunjung.

Namun, mengesampingkan faktor di atas, antusiasme masyarakat terhadap pameran ini sangat besar. Mereka mencari informasi tentang arkeologi melalui foto, poster, dan artefak yang dipamerkan dengan minat yang tinggi. Selain itu, buku-buku terbitan Balai Arkeologi Yogyakarta juga banyak diminati. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa pameran ini telah dapat menjalankan perannya sebagai media “Arkeologi Publik” bagi Balai Arkeologi Yogyakarta. Melalui pameran ini ilmu arkeologi secara umum dan Balai Arkeologi Yogyakarta secara khusus, makin dikenal oleh masyarakat luas.




Liputan Koran Suara Merdeka pada stand  pameran Balai  Arkeologi Yogyakarta di Pasaraya Sri Ratu Semarang.
Sumber:  Koran Suara Merdeka Senin, 10 Agustus 2015 halaman  25.





Henki Riko Pratama, S.S. (bertopi merah) memandu salah satu pengunjung pameran.



Drs. Muhammad Chawari, M.Hum (paling kanan) memberikan tur kepada tamu dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Tengah.



Sadiman (kiri) dan Henki Riko (kanan) sedang mempersiapkan display artefak.



Siswa-siswi sekolah dasar sibuk melihat artefak hasil Ekskavasi Kota Lama Semarang.

- Admin -
LAYANAN KAMI

BALAI ARKEOLOGI YOGYAKARTA selain melayani masyarakat di bidang informasi dan pengetahuan kearkeologian berupa publikasi seperti penerbitan, penyuluhan, pameran, film dan multimedia, juga melayani dalam bidang: 1. konsultasi tentang BCB (benda dan banggunan) 2. pelaksana penelitian arkeologi 3. studi kelayakan arkeologis 4. pendokumentasian dan penyuntingan film pengetahuan arkeologi 5. hal-hal lain yang berkaitan dengan kearkeologian .....

POLLING
Sumber media yang paling banyak Anda akses untuk mendapatkan informasi hasil penelitian arkeologi adalah: