Indonesia | English
Search :
Publikasi

Customer Support
 


Tuesday,27-June-2017
M S S R K J S
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30  
Agenda Rutin
Jumat: Apel & Senam Pagi
Jumat setelah senam: Futsal dan Pingpong
Kamis Minggu ke-2 & 4: Latihan Arkeologi Bawah Air
Home >>

Detail Publikasi

Fort Lodewijk 1808 in Manari


Film FORT LODEWIJK 1808 IN MANARI

Film Online:

Bagian 1

Bagian 2

Bagian 3

Bagian 4


Sinopsis

Penelitian benteng Lodewijk di Mengare, Gresik – Jawa Timur telah menghasilkan informasi dan pengetahuan mengenaik seluk-beluk situs ini, mulai dari kronologi, denah, fungsi, hingga teknologi dan aspek lingkungan alaminya. Film produksi Balai Arkeologi Yogyakarta tahun 2008 ini menggambarkan perjuangan arkeolog dalam menembus ombak dan rimbun semak guna meraih pengetahuan atas benteng yang dibangun Belanda tauhn 1808 ini.

Dalam durasi 29’ 54” dan berformat DVD dan VCD ini juga digambarkan riwayat lahan dan lingkungan situs yang ternyata merupakan endapan Lumpur dari Bengawan Solo. Mengapa Belanda membangun benteng di lokasi lahan yang sulit seperti itu? ada dua kemungkinan, yaitu posisi strategis untuk mengawasi selat Madura, dan tentu saja teknologi sipil yang mereka miliki memang mampu untuk itu.

Denyut kehidupan di dalam benteng saat digunakan juga menjadi bagian dari penelitian, dan film ini juga memvisualisasikan hal itu, lewat berbagai artefak yang ditemukan. Bagaimana benteng ini dibangun? Tambang batu putih dan sisa rel lori adalah bukti dinamika pembangunan benteng di lahan lumpur sehingga material batu putih harus ditambang di Pulau Mengare yang selanjutnya diangkut menggunakan lori ke tepi Sungai Cemara, lalu diseberangkan mengarungi Selat Madura menuju lokasi pembangunan benteng.

LAYANAN KAMI

BALAI ARKEOLOGI YOGYAKARTA selain melayani masyarakat di bidang informasi dan pengetahuan kearkeologian berupa publikasi seperti penerbitan, penyuluhan, pameran, film dan multimedia, juga melayani dalam bidang: 1. konsultasi tentang BCB (benda dan banggunan) 2. pelaksana penelitian arkeologi 3. studi kelayakan arkeologis 4. pendokumentasian dan penyuntingan film pengetahuan arkeologi 5. hal-hal lain yang berkaitan dengan kearkeologian .....

POLLING
Sumber media yang paling banyak Anda akses untuk mendapatkan informasi hasil penelitian arkeologi adalah: